BPJN Malut Amankan Jalur Nataru, Perbaikan Jalan Nasional di Halmahera Capai 88 Persen
Ternatehariini – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku Utara (BPJN Malut), memfokuskan upaya peningkatan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan darat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Langkah tersebut dilakukan melalui pengamanan jalur Nataru dengan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional di daratan Halmahera.
Pengamanan jalur meliputi beberapa ruas strategis, yakni Simpang Dodinga, Sofifi–Akelamo, Akelamo–Payahe, serta Payahe–Weda. Ruas-ruas ini merupakan jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik selama libur akhir tahun.
Direksi Lapangan Paket Preservasi BPJN Malut, Sugimin Sukri, mengatakan perbaikan jalan difokuskan pada penambalan lubang (pecing) serta pembersihan material longsoran yang mengganggu badan dan bahu jalan.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan akses kendaraan lebih aman dan lancar saat melintas, terutama pada periode Nataru dengan peningkatan volume kendaraan,” ujar Sugimin, Jumat 26 Desember 2025.

Ia menjelaskan, sebagian besar pekerjaan perbaikan telah rampung. Hingga saat ini, progres penanganan jalan nasional di Halmahera telah mencapai sekitar 88 persen.
“Sejumlah ruas jalan sudah tertangani, termasuk pembersihan longsoran di kilometer 7+700 ruas Payahe–Weda,” jelasnya.
Menurut Sugimin, pengamanan jalur Nataru menjadi prioritas BPJN Malut guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Selain penambalan lubang jalan di ruas Simpang Dodinga, Sofifi–Akelamo, Akelamo–Payahe, dan Payahe–Weda, BPJN Malut juga membersihkan material longsoran yang menutup bahu jalan, khususnya di ruas Payahe–Weda, agar lebar badan jalan kembali optimal.
“Dengan langkah ini, kami berharap mobilitas masyarakat selama libur Nataru di wilayah Halmahera dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” pungkas Sugimin.




