Ternate Hari ini
Beranda Maluku Utara Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Maluku Utara

Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Maluku Utara

Ilustrasi Cuaca Ektrim

Ternatehariini – Masyarakat di sejumlah wilayah Maluku Utara diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada malam hingga dini hari.

Berdasarkan update prakiraan cuaca BMKG Stasiun Sultan Babullah per tanggal 6 Januari 2026, kondisi cuaca pada malam hari umumnya diprakirakan hujan ringan. Namun, potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Morotai, Galela, Loloda, Ibu, Sahu, Jailolo, Sidangoli, Ternate, Tidore, Sofifi, Oba, Mangoli, Sanana, Sulabesi, Taliabu, dan sekitarnya.

Sementara itu, pada dini hari, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah Batang Dua, Morotai, Loloda, Jailolo, Ternate, Tidore, Kayoa, Bacan, Gane, Gebe, Patani, Mangole, Obi, Mangoli, Sanana, Taliabu, serta wilayah sekitarnya.

Suhu udara di Maluku Utara diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 26 derajat Celcius dengan kelembaban udara tinggi mencapai 85–100 persen. Angin bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam, yang berpotensi memperkuat intensitas hujan dan gelombang laut.

Waspada Dampak Cuaca

Peringatan dini cuaca dikeluarkan untuk wilayah Morotai, Galela, Loloda, Ibu, Sahu, Jailolo, Batang Dua, Ternate, Tidore, Oba dan sekitarnya. Kondisi ini berisiko menimbulkan genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

Selain itu, kondisi perairan Maluku Utara diperkirakan mengalami gelombang setinggi 0,5 hingga 2,5 meter. Masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut diimbau waspada terhadap potensi peningkatan gelombang akibat meningkatnya kecepatan angin.

Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan