Ternate Hari ini
Beranda Parlementaria Tiga SPPG Diluncurkan, Pemda Haltim Dorong MBG Berbasis Pangan Lokal

Tiga SPPG Diluncurkan, Pemda Haltim Dorong MBG Berbasis Pangan Lokal

Ternatehariini – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menegaskan komitmen pemanfaatan sumber daya daerah dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Ricfhat, saat peresmian tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mekarsari, Kecamatan Wasile, Kamis 5 Januari 2026.

Tiga unit yang resmi beroperasi yakni SPPG Mekarsari, SPPG Rawamangun, serta SPPG Dakaino di Kecamatan Wasile Timur.

Ricky meminta seluruh pengelola MBG, mulai dari koordinator kabupaten hingga satuan kerja lapangan, mengutamakan bahan pangan hasil produksi masyarakat setempat.

Menurutnya, Halmahera Timur tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan, tetapi juga memiliki kekuatan besar di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Program MBG dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus wadah penyerapan hasil panen lokal.

“Seluruh menu yang disajikan melalui SPPG di Haltim diharapkan bersumber dari komoditas daerah,” kata Ricky.

Ia menambahkan, apabila ketersediaan bahan baku mengalami kendala, pengelola diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Pemda, lanjutnya, telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Bagian Ekonomi Setda guna menjaga kesinambungan pasokan pangan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada suplai dari luar wilayah, terutama untuk kebutuhan yang selama ini sering didatangkan seperti telur dan daging. Ricky juga mendorong penyusunan menu yang menyesuaikan pola konsumsi masyarakat setempat.

“Tidak hanya beras, tetapi juga pisang, ubi, batata, dan bahan pangan lain yang sudah akrab dengan masyarakat Haltim,” ujarnya.

Ricky turut mengajak warga Kecamatan Wasile dan Wasile Timur, untuk berbangga karena menjadi bagian dari pelaksanaan program strategis nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia. Melalui dukungan pemerintah daerah serta keterlibatan TNI dan Polri, manfaat MBG kini mulai dirasakan oleh peserta didik dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah.

Ia menilai peresmian tiga SPPG tersebut, merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang melalui proses panjang. Pemerintah daerah, kata Ricky, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program nasional ini berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ricky menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap keberadaan SPPG Mekarsari, Rawamangun, serta Dakaino dapat memacu percepatan pembentukan unit serupa di wilayah lain di Halmahera Timur. Dengan demikian, manfaat pangan bergizi berbasis potensi lokal dapat menjangkau lebih luas.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan