Tujuh Jabatan Strategis OPD Halteng Diuji, 21 Pejabat Bersaing Ketat
Ternatehariini – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah ,mulai mengisi tujuh jabatan strategis Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini kosong, melalui Uji Kompetensi Teknis Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Sebanyak 21 pejabat bersaing ketat untuk memperebutkan tujuh posisi penting tersebut.
Uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Halteng ini, berlangsung selama dua hari, mulai 10-11 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Bupati Lantai II.
Tujuh jabatan OPD yang menjadi target pengisian meliputi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Bappeda, serta Kepala Dinas Pertanian. Masing-masing jabatan diikuti oleh tiga peserta, sehingga total peserta berjumlah 21 orang.
Kepala BKPSDM Halteng, Arman Alting, menjelaskan uji kompetensi ini dirancang untuk mengukur secara langsung penguasaan kompetensi teknis sesuai kebutuhan jabatan. Seluruh peserta diwajibkan menyusun makalah sesuai bidang yang dilamar dan mempresentasikannya di hadapan tim penilai.
“Ini bagian dari upaya memastikan setiap jabatan strategis OPD diisi oleh figur yang tepat, profesional, dan memiliki kapasitas sesuai tantangan organisasi,” kata Arman.
Menariknya, proses penilaian kali ini dinilai berbeda dari mekanisme sebelumnya.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati terlibat langsung, sebagai user dalam proses penilaian, tanpa ruang bagi kepentingan politik.
“Ini terbuka untuk semua, tidak ada lobi, tidak ada titipan. Yang dinilai adalah kinerja, kompetensi, dan potensi. Organisasi pelayanan publik adalah prioritas utama,” tegas Bupati dalam arahannya kepada peserta.
Ikram juga menekankan, tujuh jabatan yang diperebutkan bukan sekadar posisi struktural, melainkan titik strategis yang menentukan arah pelayanan publik dan pembangunan daerah. Karena itu, sistem manajemen talenta diterapkan secara dinamis dan hasil uji kompetensi akan menjadi dasar penentuan peringkat terbaik.
Ia mengingatkan kepada peserta, untuk menjaga kejujuran dan menyerahkan sepenuhnya hasil penilaian pada mekanisme yang berjalan. Pejabat yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi pemimpin yang merangkul bawahan dan menjadi teladan di lingkungan kerjanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Halteng selaku Ketua Manajemen Talenta, Asisten III Sekda sebagai Sekretaris Manajemen Talenta, Kepala Inspektorat, serta seluruh peserta uji kompetensi.
Hasil uji kompetensi teknis tujuh jabatan tersebut selanjutnya akan diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh pertimbangan teknis (Pertek), sebelum dilakukan pelantikan sesuai ketentuan perundang-undangan.






