Ternate Hari ini
Beranda Parlementaria Capaian Triwulan I Lampaui Target, PAD Kota Ternate Tembus 14 Persen di Akhir Februari

Capaian Triwulan I Lampaui Target, PAD Kota Ternate Tembus 14 Persen di Akhir Februari

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim.

Ternatehariin – BP2RD Kota Ternate mencatat kinerja positif pada triwulan pertama tahun anggaran berjalan. Hingga akhir Februari, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah melampaui target progres triwulan, meski masih menyisakan satu bulan di Maret.

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, mengungkapkan bahwa capaian PAD dari Januari hingga Februari sudah menyentuh angka Rp 18 miliar atau 18 persen dari target triwulan pertama. Padahal, evaluasi resmi triwulan I baru akan dituntaskan pada akhir Maret.

“Di akhir Februari kita sudah melampaui target progres triwulan dengan capaian 18 persen. Artinya, masih ada satu bulan lagi untuk memaksimalkan realisasi,” ujarnya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Ternate, Kamis 26 Februari 2026.

Secara keseluruhan, target PAD Kota Ternate tahun ini dipatok sebesar Rp 159 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, realisasi sementara telah mencapai Rp 22 miliar lebih atau sekitar 14 persen. Dengan sisa waktu satu bulan, BP2RD optimistis mampu menembus angka 15 persen pada penutupan triwulan I.

Tak hanya PAD secara umum, sektor pajak daerah juga menunjukkan tren menggembirakan. Dari target yang telah disepakati sebesar Rp 102 miliar, progres triwulan pertama telah melampaui ekspektasi.

Sementara itu, retribusi daerah yang ditargetkan Rp 40 miliar, hingga Februari telah terealisasi Rp 3,5 miliar. Pengelola retribusi masih memiliki waktu satu bulan untuk mengejar capaian hingga 15 persen sebagaimana proyeksi triwulan.

Komponen PAD lainnya juga bergerak positif. PAD yang sah telah mencapai 9 persen, PAD lain-lain sebesar 2 persen, serta pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan turut memberikan kontribusi pendapatan.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Fahrizal S Teng, menyampaikan apresiasi atas kinerja BP2RD dalam menggenjot pendapatan pada awal tahun. Menurutnya, sejumlah indikator capaian telah menunjukkan progres signifikan meski evaluasi triwulan masih menyisakan Maret.

“Ada beberapa potensi yang sudah mencapai target, ada juga yang belum. Tapi kami yakin setelah Maret, capaian triwulan pertama bisa terealisasi dengan baik,” katanya.

Dari sisi penagihan, sebagian besar tunggakan pajak telah diselesaikan, termasuk kewajiban salah satu hotel besar di Ternate yang telah lunas 100 persen. Namun demikian, masih terdapat kendala pada tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) limpahan dari kantor pajak pusat ke daerah.

Permasalahan kewenangan juga menjadi tantangan tersendiri. Tunggakan di bawah Rp 200 juta menjadi kewenangan BP2RD, sementara di atas Rp 200 juta berada di bawah otoritas wali kota.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan