Ternate Raih Juara 1 Regional Timur Program Pangan Aman BPOM
Ternatehariini – Pemerintah Kota Ternate kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara 1 Regional Timur dalam pemeringkatan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Pengumuman tersebut disampaikan dalam kegiatan Kick Off Meeting Pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026 yang digelar pada Kamis 12 Maret 2026 di Aula Dinas Kesehatan Kota Ternate. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai organisasi perangkat daerah serta instansi terkait.
Acara tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Elin Herlina, yang menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan pangan di daerah. Menurutnya, pengawasan yang kuat diperlukan untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.
Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa dari 396 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang telah memperoleh akses link Program KKPA untuk melengkapi tools dan data dukung, sebanyak 297 daerah mengikuti proses penilaian dalam program tersebut.
Berdasarkan hasil pemeringkatan, Ternate, Maluku Utara berhasil meraih Juara 1 Regional Timur, disusul Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara sebagai Juara 2. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan.
Secara nasional, beberapa daerah lain yang meraih peringkat dalam program ini antara lain Semarang, Jawa Tengah sebagai Juara 1 Regional Barat, diikuti Surakarta dan Jakarta Pusat. Sementara untuk Regional Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan meraih Juara 1, disusul Palu, Sulawesi Tengah, serta Kabupaten Badung, Bali.
Keberhasilan Ternate meraih posisi teratas di kawasan timur Indonesia, menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, pelaku usaha pangan, dan masyarakat dalam mendukung terciptanya ekosistem pangan yang aman.
Kepala Balai POM di Sofifi Ermanto Siahaan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas sektor yang telah terjalin sehingga Kota Ternate mampu meraih prestasi tersebut.
Ia berharap kolaborasi antar organisasi perangkat daerah dapat terus ditingkatkan untuk memperkuat implementasi program keamanan pangan di daerah.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma menambahkan, bahwa atas nama Pemerintah Kota Ternate juga menyampaikan terima kasih kepada BPOM serta kementerian dan lembaga terkait, atas dukungan dan pendampingan selama pelaksanaan program.
“Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kapasitas pengawasan keamanan pangan, serta mendorong pelaku usaha pangan lokal agar memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.






