Dapur MBG Dakaino Dihentikan Sementara, Tunggu Sertifikat Higiene dan IPAL
Ternatehariini – Operasional dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Dakaino, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Berdasarkan informasi yang dihimpun ternatehariini.com, penghentian tersebut dilakukan karena dapur MBG Desa Dakaino belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Kedua persyaratan tersebut wajib dipenuhi dalam operasional dapur program MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ketua SPPG Dakaino, Lisa Ariyana, membenarkan penghentian sementara tersebut. Ia menyebutkan bahwa keputusan itu tertuang dalam surat BGN tertanggal 31 Maret 2026, yang baru diterima pihaknya pada 3 April 2026.
“Iya, dapur SPPG Dakaino diberhentikan sementara oleh BGN berdasarkan surat tertanggal 31 Maret 2026, namun baru kami terima pada 3 April 2026,” ujar Lisa, Kamis 9 April 2026.
Lisa menjelaskan, sesuai pedoman, pihaknya baru dapat mengajukan SLHS setelah satu bulan operasional penyaluran MBG. Pengajuan tersebut telah dilakukan ke Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Haltim, namun prosesnya sempat terkendala.
“SLHS sudah kami ajukan ke dinas, tetapi saat itu alat untuk pengambilan sampel belum tersedia. Saat ini, dinas dijadwalkan turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melaporkan perkembangan pengurusan SLHS ke pemerintah pusat melalui koordinator wilayah, termasuk pengisian data terkait SLHS, penjamah makanan, dan sertifikat halal. Hingga kini, proses penerbitan SLHS SPPG Dakaino masih berlangsung.
“Hari ini sesuai jadwal, Dinas Kesehatan Haltim akan turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi lingkungan dapur SPPG,” katanya.
Lisa juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menginformasikan penghentian sementara ini kepada para penerima manfaat MBG, khususnya pelajar tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.
“Kami berharap operasional SPPG Dakaino segera berjalan kembali. Para penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah, sudah menanyakan kapan MBG kembali disalurkan. Kami jelaskan bahwa saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari dinas,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Haltim, Abdullah Yakub, telah dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk dimintai keterangan terkait proses SLHS dan IPAL dapur SPPG Dakaino. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.




