Pemkab Halteng dan PT IWIP Evaluasi Progres Pembangunan Jalan Fagogoru
Ternatehariini – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, terus berusaha untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu langkah yang diambil adalah melalui rapat untuk menilai kemajuan pembangunan Jalan Fagogoru atau jalan alternatif Tabalik, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, pada hari Senin, 19 Januari 2026.
Rapat ini dipimpin oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dari pihak PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), hadir beberapa perwakilan seperti Hi. Saiful Samad, Hartono Lawer, Li Deng Liang, dan Muhadi.
Fokus utama dalam rapat adalah pemaparan dan evaluasi kemajuan pembangunan Jalan Fagogoru yang dianggap penting sebagai jalur alternatif penghubung antar wilayah. Diharapkan, adanya jalan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mengurangi waktu perjalanan, serta mendukung aktivitas ekonomi dan industri di wilayah Halmahera Tengah.
Wakil Bupati Ahlan Djumadil menegaskan, dalam pembangunan infrastruktur jalan, tidak hanya penting untuk menyelesaikannya dengan cepat, tetapi kualitas konstruksi, keselamatan bagi pengguna jalan, dan keberlanjutan lingkungan juga perlu diperhatikan.
“Kerjasama antara Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan sangat diperlukan agar pembangunan jalan ini dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ungkap Ahlan saat rapat itu berlangsung.
Ia juga menekankan, hasil dari evaluasi ini akan dijadikan dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk penyempurnaan teknis dan penguatan koordinasi di berbagai sektor, agar pembangunan Jalan Fagogoru dapat selesai tepat waktu dan berfungsi secara optimal.
Ahlan menambahkan, Pemda Halmahera Tengah berharap dengan adanya rapat koordinasi ini, semua pihak dapat memiliki kesepahaman dan komitmen yang sama, dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan berkelanjutan, sebagai bagian dari usaha untuk mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.




