Petahana Tumbang, Peta Baru Perumda Ake Gaale Ternate
Ternatehariini — Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan tiga besar hasil seleksi terbuka, Jabatan Direktur dan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate periode 2026–2029.
Dari hasil seleksi tersebut, sejumlah nama petahana dinyatakan gugur dan gagal melaju ke tahap akhir. Dalam Pengumuman Nomor 09/PANSEL-PERUMDA/2026 tentang Tiga Besar Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Direktur, Pansel menetapkan tiga calon terbaik berdasarkan hasil wawancara akhir bersama Wali Kota Ternate selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).
Dari lima kandidat yang mengikuti seleksi, dua calon dinyatakan gugur, masing-masing Novianty Armaijn dan Halid Thalib, yang diketahui merupakan figur lama di lingkungan Perumda Ake Gaale. Gugurnya dua nama tersebut, menandai berakhirnya peluang petahana untuk kembali memimpin perusahaan daerah air minum tersebut.
Sementara itu, tiga calon yang berhasil masuk dalam tiga besar yakni Firman Sjah dengan nilai 7,409, disusul Muhammad Riswan Ilyas dengan nilai 7,378, dan Djasman Abubakar dengan nilai 7,342.
Tak hanya di jabatan direktur, melalui Pengumuman Nomor 10/PANSEL-PERUMDA/2026, Pansel menetapkan tiga besar calon Dewan Pengawas berdasarkan hasil wawancara akhir dengan KPM.
Tiga nama yang lolos masing-masing Samin Marsaoly dengan nilai tertinggi 7,93, Anwar Hasjim dengan nilai 7,27, serta Lutfi Buamonabot dengan nilai 7,25. Sejumlah nama lain yang sebelumnya santer disebut sebagai calon kuat, termasuk petahana, kembali harus tersingkir dalam tahapan seleksi ini.




