Ternate Hari ini
Beranda Maluku Utara Jalan IJD Akelamo Tuntas Diaspal, Akses ke Sentra Produksi Kelapa Kian Lancar

Jalan IJD Akelamo Tuntas Diaspal, Akses ke Sentra Produksi Kelapa Kian Lancar

Ternatehariini – Pekerjaan pengaspalan jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di wilayah Akelamo, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, telah tuntas dilaksanakan.

Peningkatan infrastruktur yang tersebar di delapan segmen jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, mendukung penguatan ketahanan pangan, serta mendorong pengembangan ekonomi produktif di wilayah setempat.

Berbeda dengan pembangunan jalan penghubung utama, penanganan IJD Akelamo difokuskan pada sejumlah akses jalan menuju kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat. Jalan-jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga, terutama untuk mendukung kegiatan pertanian, pengangkutan hasil panen, dan akses menuju sentra produksi.

Salah satu potensi ekonomi strategis di kawasan Akelamo adalah Sentra Industri Kelapa Terpadu. Kawasan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan industri berbasis komoditas lokal di Kota Tidore Kepulauan.

Rampungnya pekerjaan pengaspalan ini, akses masyarakat menuju kawasan produksi dan pusat aktivitas ekonomi diharapkan menjadi semakin mudah. Hal tersebut akan memperlancar distribusi hasil pertanian maupun komoditas lokal lainnya.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah Maluku Utara, Anggiat Adi Gunawan Napitupulu, menjelaskan bahwa pelaksanaan program IJD Akelamo tidak hanya berorientasi pada peningkatan kondisi fisik jalan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

“Penanganan jalan IJD Akelamo yang tersebar di delapan segmen ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan akses jalan yang semakin baik, kami berharap aktivitas warga khususnya kegiatan produksi, pengangkutan hasil pertanian, dan distribusi komoditas lokal dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya, Sabtu 17 Oktober 2026.

Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai hingga ke kawasan permukiman dan sentra produksi menjadi faktor kunci dalam memperkuat rantai distribusi serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

Peningkatan akses jalan ini juga diharapkan dapat mengurangi hambatan transportasi yang selama ini mempengaruhi kegiatan ekonomi warga, terutama saat mengangkut hasil produksi menuju lokasi pengolahan maupun pemasaran.

Program IJD sendiri merupakan langkah pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah, termasuk akses yang memiliki nilai strategis bagi pengembangan kawasan pertanian, perkebunan, dan pusat produksi warga. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan