Ternate Hari ini
Beranda Maluku Utara Progres Jalan dan Jembatan di Maluku Utara Baru 61 Persen, Wagub Soroti Kendala Material

Progres Jalan dan Jembatan di Maluku Utara Baru 61 Persen, Wagub Soroti Kendala Material

Ternatehariini – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong percepatan penyelesaian proyek infrastruktur jalan dan jembatan menjelang akhir tahun anggaran. Upaya tersebut, dilakukan melalui rapat evaluasi yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama Sekretaris Daerah, Samsuddin, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara, Sofifi, Senin 19 Oktober 2026.

Rapat tersebut dihadiri para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan tim teknis untuk mengevaluasi realisasi fisik serta penyerapan anggaran dari sejumlah proyek yang sedang berjalan.

Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah proyek infrastruktur masih mencatatkan progres fisik yang relatif rendah. Pekerjaan ruas jalan Makian baru mencapai 37,39 persen. Sementara itu, proyek pembangunan jalan dan jembatan Payahe-Dehepodo dengan pagu anggaran Rp14,6 miliar baru mencapai 38 persen.

Meski bbegitu, Sarbin menyebut rata-rata progres pembangunan jalan dan jembatan di Maluku Utara telah mencapai 61 persen berdasarkan pemaparan para PPK.

“Hampir seluruh kegiatan sudah dipresentasikan oleh teman-teman PPK maupun bidang teknis. Kami tetap optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak pada 30 Desember mendatang,” ujar Sarbin saat memberikan keterangan di halaman Kantor PUPR Maluku Utara.

Menurut Sarbin, salah satu kendala yang memengaruhi keterlambatan pekerjaan di lapangan adalah proses pengadaan barang dan material pendukung.

“Ada kendala teknis dalam pengadaan barang dan material. Namun, jika material sudah berada di lokasi pekerjaan, proses penyelesaian dapat terakselerasi dengan cepat,” katanya.

Untuk memastikan seluruh pekerjaan selesai sesuai target, Pemprov Maluku Utara telah memberikan sejumlah catatan strategis kepada para PPK dan pejabat teknis. Pemerintah daerah juga menjadwalkan rapat evaluasi lanjutan bersama pihak ketiga atau kontraktor pelaksana pada akhir Oktober.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan