Ternate Hari ini
Beranda Parlementaria Pemda Haltim Tagih Kepastian Pembangunan Flyover PT NKA di Moronopo

Pemda Haltim Tagih Kepastian Pembangunan Flyover PT NKA di Moronopo

Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Timur (Haltim), Dwi Cahyon

Ternatehariini – Rencana pembangunan jembatan layang (flyover) di Site Moronopo oleh PT Nusa Karya Arindo (NKA) diminta tidak hanya sebatas wacana atau proses tender semata, tetapi benar-benar direalisasikan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Timur (Haltim), Dwi Cahyon.

Menurut Dwi, pembangunan flyover tidak boleh berhenti pada tahap tender. Jika pemenang sudah ditetapkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Haltim berharap pekerjaan segera dimulai.

“Kami juga meminta pihak perusahaan melakukan pemetaan (mapping) secara matang agar proses pembangunan nantinya tidak mengganggu aktivitas kendaraan umum. Ini pekerjaan besar dan membutuhkan persiapan yang serius,” ujar Dwi.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan Pemda Haltim melalui Dinas Perhubungan bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), telah mengunjungi kantor pusat PT NKA untuk memastikan keseriusan perusahaan, dalam merealisasikan pembangunan flyover di Moronopo, yang dinilai sangat mendesak.

“Kondisi iklim dan aliran air di kawasan Moronopo yang cukup kuat menjadi alasan utama perlunya jembatan layang guna menjaga kualitas badan jalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, rencana pembangunan flyover yang ditargetkan pada Desember 2025 masih dalam tahap persiapan. Tim dari pusat disebut telah turun ke lapangan, namun hingga kini belum ada informasi lanjutan.

“Saya yakin prosesnya tetap berjalan sesuai mekanisme. Ada tahapan pemilihan, penetapan pemenang, kemudian verifikasi, dan seterusnya. Mudah-mudahan jika tidak ada kendala, pembangunan bisa dimulai pada 2026,” ungkapnya.

Meski demikian, Dwi mengaku belum dapat memastikan waktu pasti dimulainya pekerjaan. Ia menyarankan agar perkembangan terbaru dikonfirmasi langsung kepada pihak PT NKA.

“Material yang berada di lokasi Moronopo saat ini merupakan bagian dari pekerjaan drainase, bukan dari proyek pembangunan flyover,” pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan