Dua Hari Dicari, Nelayan Asal Lede Ditemukan Meninggal di Perairan Tabala
Ternatehariini – Seorang nelayan asal Desa Lede, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, bernama La Radi (53), ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut mencari gurita di perairan Pulau Tabala sejak Senin, 22 Juni 2026.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate dalam keterangan resminya menyebutkan, korban berangkat melaut sekitar pukul 07.00 WIT menggunakan longboat bermesin 5,5 PK untuk mencari gurita di sekitar Pulau Tabala I, Pulau Tabala II, dan perairan sekitarnya.
Biasanya, korban kembali ke rumah sekitar pukul 14.00 WIT. Namun hingga sore hari, La Radi tak kunjung pulang. Sekitar pukul 15.00 WIT, rekan korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Lede, pemerintah desa, dan masyarakat nelayan setempat untuk meminta bantuan pencarian.
Pencarian awal yang dilakukan keluarga, warga, dan pemerintah desa membuahkan hasil pada pukul 22.00 WIT. Perahu milik korban ditemukan terapung sekitar 200 meter dari bibir Pantai Laleo, Desa Lede. Namun, korban tidak berada di atas perahu.
Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke BPBD Kabupaten Pulau Taliabu dan kemudian disampaikan kepada Unit Siaga SAR Sanana, Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, untuk penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Ternate berkoordinasi dengan Kantor SAR Palu. Dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan faktor cuaca, Unit Siaga SAR Banggai Laut dikerahkan ke lokasi kejadian karena posisinya lebih dekat ke Pulau Taliabu.
Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 10.36 WIT di koordinat 1°43’14.00″S/124°21’25.00″E di perairan Desa Lede dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju Desa Lede untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Usai evakuasi, Tim SAR gabungan melaksanakan briefing penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Unit Siaga SAR Banggai Laut, Polairud Polres Pulau Taliabu, Polsek Lede, BPBD Pulau Taliabu, pemerintah desa, masyarakat, dan keluarga korban.





