BWS Maluku Utara Bantu Atasi Kekeringan, 15 Hektare Sawah di Lembah Asri Ditangani
Ternatehariini – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, melakukan monitoring penanganan kekeringan lahan pertanian di Desa Lembah Asri, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis 8 Oktober 2026.
Proses penangangan kekringang ini, dilaksanakan muali tanggal 11 Agustus 2026 hingga saat ini.
Penanganan tersebut mencakup lahan pertanian seluas 15 hektar yang dikelola petani Lembah Asri. Upaya ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi tanaman padi di tengah kondisi kekeringan.
Berdasarkan hasil monitoring, dari total 15 hektare lahan yang ditangani, sebanyak 3 hektare telah memasuki masa panen. Sementara itu, 1 hektar berada pada fase generatif atau pengisian bulir, dan 11 hektare lainnya masih dalam fase vegetatif.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, BWS Maluku Utara menyiapkan dua unit pompa Alkon serta selang karet sepanjang 400 meter.
Penanganan kekeringan dilakukan melalui dukungan sarana penyediaan air menggunakan pompa. Namun, pengoperasian peralatan tersebut membutuhkan pasokan bahan bakar secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan suplai bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 25 liter setiap tiga hari untuk mendukung operasional pompa di lokasi pertanian. Dukungan tersebut diharapkan membantu menjaga ketersediaan air bagi tanaman, terutama pada lahan yang masih berada dalam fase pertumbuhan dan pengisian bulir.
Ketua Gapoktan Lembah Asri, Muchlisin, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Rohim, menjadi bagian dari unsur pendampingan kelompok tani di lokasi tersebut.





