Ternate Hari ini
Beranda Ternate Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI 2027, Farhan Tekankan Pelestarian Pusaka sebagai Investasi Masa Depan

Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI 2027, Farhan Tekankan Pelestarian Pusaka sebagai Investasi Masa Depan

Ternatehariini – Kota Bandung, Jawa Barat, menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada 2027.

Kesiapan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat menghadiri rangkaian kegiatan JKPI di Kota Ternate. Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa identitas, sejarah, dan karakter menjadi tiga kata kunci penting dalam semangat pelestarian pusaka.

Menurut Farhan, pelestarian pusaka tidak sebatas pertunjukan seni, musik, maupun tari. Lebih dari itu, pelestarian merupakan upaya menjaga kesinambungan nilai dan sejarah dari masa lalu untuk menjadi bekal bagi generasi mendatang.

Ia mengatakan, berbagai elemen budaya, mulai dari tradisi, kesenian, filosofi, kuliner, kerajinan, hingga literasi sejarah, harus terus hidup, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai calon tuan rumah Rakernas JKPI 2027, Bandung memiliki kekayaan sejarah yang kuat. Kota ini berkembang dari kawasan industri perkebunan teh, kopi, dan kina pada awal abad ke-19 menjadi salah satu kota metropolitan di Indonesia dengan populasi lebih dari 2,6 juta jiwa.

Bandung juga dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Indonesia serta memiliki catatan sejarah penting sebagai tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955.

Sejumlah kawasan dan bangunan bersejarah, seperti Jalan Asia Afrika, Gedung Sate, Balai Kota Bandung, dan Pendopo Kota Bandung, menjadi bagian dari kekayaan pusaka yang akan memperkuat daya tarik Bandung sebagai tuan rumah kegiatan JKPI.

Farhan juga menyebut akses menuju Bandung semakin mudah seiring kembali beroperasinya penerbangan di bandara yang melayani kota tersebut.

Dalam konteks pelestarian pusaka, Farhan menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, akademisi, budayawan, komunitas, dan generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya.

“Pelestarian pusaka adalah tanggung jawab bersama,” kata Farhan dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Farhan juga menyampaikan kesannya terhadap Kota Ternate. Ia mengenang kunjungannya ke Ternate pada 2010, ketika menikmati keindahan bawah laut daerah tersebut melalui aktivitas menyelam atau diving.

Salah satu pengalaman yang dikenangnya adalah menjelajahi situs kapal karam di sekitar Pulau Maitara. Pulau tersebut juga dikenal luas melalui gambar pemandangannya yang pernah ditampilkan pada pecahan uang kertas Rp1.000.

Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kota Bandung mengajak seluruh daerah anggota JKPI memperkuat kolaborasi dan menjaga semangat solidaritas menjelang pelaksanaan Rakernas JKPI 2027 di Kota Bandung. (Ai)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan