Ternate Hari ini
Beranda Publik Kabut Asap Karhutla Ganggu Warga Buli, DPC PIKI Haltim dan PT SST Bagikan 1.750 Masker

Kabut Asap Karhutla Ganggu Warga Buli, DPC PIKI Haltim dan PT SST Bagikan 1.750 Masker

Ternatehariini – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, memicu kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi berdampak terhadap kesehatan warga.

Sebagai langkah pencegahan, Dewan Pengurus Cabang Persekutuan Intelegensia Kristen Indonesia (DPC PIKI) Halmahera Timur bersama PT Sirari Sagige Tina (SST) membagikan 1.750 masker gratis kepada warga Buli, Kecamatan Maba, Kamis 8 Oktober 2026.

Ketua DPC PIKI Halmahera Timur, Ailen Goeslaw, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah titik, termasuk kawasan belakang permukiman warga, Gunung Wato-Wato, serta sepanjang jalur Buli–Mabapura.

Kondisi tersebut memicu kabut asap yang mengurangi jarak pandang dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Jarak pandang semakin berkurang dan aktivitas masyarakat di luar rumah sangat terganggu. Ini akan berdampak langsung terhadap kesehatan warga Buli,” kata Ailen.

Ia menjelaskan, sejumlah warga mulai merasakan dampak kabut asap, seperti mata perih dan gangguan penglihatan. Karena itu, ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi asap masih mengganggu.

Ailen juga meminta warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker dan pelindung mata untuk mengurangi paparan asap.

Pembagian 1.750 masker tersebut merupakan bentuk kepedulian DPC PIKI Halmahera Timur bersama PT SST terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap. Kegiatan itu turut mendapat pendampingan dari personel Polsek Maba.

Ailen berharap, pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di Halmahera Timur segera berkoordinasi, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan serta meminimalkan dampak kabut asap terhadap masyarakat.

“DPC PIKI dan PT SST berharap pemerintah bersama perusahaan yang beroperasi di wilayah Halmahera Timur, segera berkoordinasi menangani kebakaran dan dampak asap yang dirasakan masyarakat. Sebab, dampaknya sangat tidak baik untuk kesehatan,” pungkasnya. (Zhar/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan