Ternate Hari ini
Beranda Parlementaria Haltim Butuh 60 Ribu Tenaga Kerja, Pemkab Gandeng Unhan Siapkan Sekolah Vokasi

Haltim Butuh 60 Ribu Tenaga Kerja, Pemkab Gandeng Unhan Siapkan Sekolah Vokasi

Ternatehariini – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, mulai menyiapkan strategi menghadapi lonjakan kebutuhan tenaga kerja seiring pesatnya investasi dan perkembangan kawasan industri di wilayah tersebut. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjajaki kerja sama dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), untuk mendukung pembangunan sekolah vokasi di Haltim.

Langkah itu ditandai dengan kunjungan kerja Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, didampingi Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, ke Universitas Pertahanan RI, Selasa 23 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Haltim memaparkan kebutuhan daerah terhadap tenaga kerja terampil yang terus meningkat, sejalan dengan percepatan pembangunan dan masuknya investasi ke Halmahera Timur.

Kepala Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan Setda Haltim, Lutfi Ridho Aziz, mengatakan Bupati Ubaid dalam pertemuan tersebut menjelaskan kondisi geografis Haltim, potensi sumber daya alam, serta perkembangan investasi yang kini terus bergerak di daerah itu.

“Bupati juga menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, khususnya kebutuhan tenaga kerja terampil yang semakin meningkat seiring percepatan pembangunan dan investasi di wilayah Haltim,” ujar Ridho melalui keterangan tertulis, Selasa.

Menurut Ridho, kebutuhan tenaga kerja di Haltim diproyeksikan mencapai 60 ribu orang pada tahun 2028. Angka itu sejalan dengan perkembangan kawasan industri di Halmahera Timur yang menjadi bagian dari kawasan strategis pendukung Program Strategis Nasional (PSN).

Lonjakan kebutuhan tenaga kerja tersebut dinilai menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah, terutama agar peluang kerja yang tercipta dari investasi dan industrialisasi tidak justru lebih banyak diisi tenaga kerja dari luar daerah. Karena itu, Pemkab Haltim menilai pembangunan sekolah vokasi menjadi langkah penting untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

“Bupati menyebut kehadiran sekolah vokasi menjadi salah satu solusi strategis dalam menjawab kebutuhan daerah,” kata Ridho.

Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Richfat, juga menegaskan pembangunan sekolah vokasi di Haltim diarahkan untuk menopang kebutuhan tenaga kerja kawasan industri yang terus berkembang.

Menurut dia, keberadaan sekolah vokasi diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan pasar kerja, tetapi juga memperkuat posisi masyarakat lokal agar dapat mengambil peran lebih besar dalam rantai pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapan Pemda Haltim, sekolah vokasi ini dapat menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal, sehingga masyarakat Haltim dapat mengambil peran lebih besar dalam berbagai peluang kerja yang tersedia di kawasan industri,” ujar Ridho mengutip pernyataan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor Universitas Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho, menjelaskan bahwa Unhan merupakan perguruan tinggi di bawah Kementerian Pertahanan RI yang memiliki berbagai fakultas dan program studi berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul, mulai dari bidang pertahanan, teknologi, kesehatan hingga manajemen.

Kunjungan itu menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Haltim dan Unhan RI. Kedua pihak sepakat membuka ruang pembahasan lanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan percepatan pembangunan daerah, khususnya untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di Kabupaten Halmahera Timur. (Zhar/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan