Ditemukan Kerusakan Fasilitas, Pemkot Ternate Bergerak Benahi Calon Gedung MPP
Ternatehariini – Rencana Pemerintah Kota Ternate menghadirkan Mall Pelayanan Publik (MPP) mulai memasuki tahap penentuan. Namun, di balik target menghadirkan layanan terpadu bagi masyarakat, pemerintah masih menghadapi pekerjaan rumah untuk memastikan gedung yang dipilih benar-benar siap digunakan.
Gedung Plaza Gamalama Modern yang ditetapkan sebagai lokasi MPP, menjadi titik perhatian setelah ditemukan sejumlah kerusakan fasilitas saat dilakukan peninjauan. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus melakukan pembenahan sebelum pelayanan publik dipusatkan di lokasi tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, kesiapan infrastruktur menjadi bagian penting dalam menghadirkan MPP yang mampu memberikan pelayanan cepat, mudah, dan transparan.
Beberapa fasilitas yang perlu mendapat perhatian di antaranya kerusakan plafon, gangguan sistem pendingin ruangan atau AC sentral, hingga kondisi kebersihan gedung. Pemerintah kemudian meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pendataan kerusakan sebagai dasar perbaikan.
Menurut Rizal, pembenahan fasilitas tidak hanya berkaitan dengan fisik gedung, tetapi juga menentukan kenyamanan masyarakat ketika mengakses berbagai layanan pemerintah.
“Kita ingin MPP ini benar-benar menjadi pusat pelayanan masyarakat. Karena itu, fasilitas harus dipastikan layak sebelum digunakan,” ujarnya.
Pemkot Ternate sendiri telah menyiapkan konsep pemanfaatan gedung tersebut. Lantai satu akan menjadi pusat pelayanan berbagai instansi, sementara area basement dirancang untuk mendukung aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Di sisi lain, rencana peluncuran MPP yang sebelumnya ditargetkan pada 17 Agustus 2026 berpotensi mengalami penyesuaian.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ternate, Hartati Umaternate menyebutkan, penundaan dilakukan agar seluruh unsur pelayanan yang akan bergabung benar-benar siap.
“Persiapan sudah masuk tahap akhir, tetapi kami perlu memastikan semua instansi siap terintegrasi dalam sistem pelayanan terpadu,” katanya.
MPP Kota Ternate nantinya akan menggabungkan berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan, hingga layanan dari instansi vertikal seperti Kantor Imigrasi, kejaksaan, kepolisian, dan lembaga lainnya.
Kehadiran MPP diharapkan mampu memangkas proses birokrasi yang selama ini membuat masyarakat harus berpindah dari satu kantor ke kantor lain. Namun, sebelum target itu tercapai, pemerintah harus memastikan kesiapan gedung, sistem pelayanan, serta koordinasi antarinstansi berjalan secara maksimal.
Bagi masyarakat, MPP bukan hanya soal gedung baru, tetapi tentang bagaimana pelayanan pemerintah dapat benar-benar terasa lebih dekat, cepat, dan efisien.




