Tauhid Temui Sherly, Bangun Sinergi Pemkot dan Pemprov Jelang Event Nasional JKPI 2026
Ternatehariini – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026, Wali Kota Ternate H.M. Tauhid Soleman menemui Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos di Kantor Gubernur Maluku Utara, Kamis 16 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menyukseskan agenda nasional yang akan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala BP2RD, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Kepala Bidang Kebudayaan, serta tim panitia lokal JKPI 2026.
Selain melaporkan kesiapan Kota Ternate sebagai tuan rumah, Tauhid juga meminta dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar penyelenggaraan Rakernas JKPI berjalan sukses dan memberi dampak positif bagi daerah.
“Kunjungan ini merupakan langkah koordinasi sekaligus menyampaikan kepada Ibu Gubernur terkait persiapan pelaksanaan JKPI di Kota Ternate. Kami juga memastikan kesediaan beliau untuk hadir pada acara pembukaan dan Rakernas,” ujar Tauhid.
Menurutnya, Rakernas JKPI merupakan momentum penting untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan identitas Kota Ternate sebagai kota pusaka kepada peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Event tersebut juga diharapkan mampu memperkuat posisi Ternate sebagai salah satu pusat sejarah jalur rempah Nusantara.
Tak hanya membahas persiapan JKPI, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan sejumlah program strategis yang membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, kunjungan Wali Kota merupakan bentuk penghormatan sekaligus langkah koordinasi karena pelaksanaan JKPI akan menghadirkan menteri, kepala daerah, dan delegasi dari 79 kota anggota JKPI di seluruh Indonesia.
“Pak Wali Kota datang langsung melaporkan kepada Ibu Gubernur karena nanti akan hadir menteri. Pemerintah Provinsi juga menjadi bagian dari tuan rumah sehingga koordinasi ini penting dilakukan,” kata Rizal.
Rizal yang juga menjabat Ketua Panitia Lokal JKPI 2026 mengungkapkan, Gubernur Sherly merespons positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Bahkan, Gubernur menyatakan kesediaannya menghadiri dua agenda utama, yakni pembukaan dan Rakernas JKPI.
Panitia juga mengundang Sherly Laos menjadi salah satu narasumber pada forum Rakernas dengan mengangkat tema besar “Ternate Episentrum Rempah Dunia”.
“Kami meminta kesediaan Ibu Gubernur menjadi salah satu pemateri pada Rakernas. Alhamdulillah beliau menyambut baik dan menyatakan siap hadir pada pembukaan maupun Rakernas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rizal berharap dukungan Pemerintah Provinsi tidak hanya dalam aspek penyelenggaraan, tetapi juga mendorong keterlibatan sembilan kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara agar ikut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan seluruh daerah akan menjadikan JKPI 2026 sebagai panggung promosi budaya Maluku Utara secara menyeluruh melalui karnaval budaya, pertunjukan seni, hingga pameran potensi daerah.
“Kami berharap sembilan kabupaten/kota lainnya dapat berpartisipasi melalui karnaval budaya, pertunjukan seni, maupun agenda lainnya. Dengan begitu, seluruh potensi budaya Maluku Utara dapat ditampilkan kepada 79 kota anggota JKPI yang akan hadir di Ternate,” pungkas Rizal.




