Lampu PJU Banyak Mati, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Weda Gelap Gulita
Ternatehariini – Kondisi penerangan di sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, dikeluhkan masyarakat. Pada malam hari, sejumlah titik tampak gelap gulita akibat banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak dan mati total.
Pantauan di lokasi, Sabtu 5 September 2026 malam, menunjukkan minimnya pencahayaan terjadi di beberapa kawasan, mulai dari Tugu Subamew hingga Rumah Susun Sewa (Rusunawa), ruas jalan depan RSUD Kota Weda hingga depan Taman Fagogoru, serta dari Pasar Fidi Jaya hingga depan Gereja Maranatha.
Kondisi serupa juga terlihat di kawasan depan perumahan eks DPRD dan sejumlah titik lainnya di dalam Kota Weda. Dari beberapa rute tersebut, fasilitas PJU terlihat hampir tidak berfungsi. Hanya beberapa lampu yang masih menyala, namun cahayanya redup sehingga belum mampu menerangi badan jalan secara maksimal.
Akibat kondisi tersebut, penerangan di sepanjang jalan utama praktis hanya mengandalkan lampu dari rumah, toko, dan ruko milik warga. Bahkan, sebagian warga tampak memanfaatkan tiang PJU dengan melilitkan lampu tambahan untuk membantu menerangi jalan di sekitar tempat tinggal dan usaha mereka.
Kondisi jalan yang remang-remang ini dikeluhkan para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Minimnya penerangan dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Salah seorang pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan tersebut, AY (39), mengaku merasa terganggu dan tidak nyaman ketika berkendara pada malam hari.
“Kalau kita melintas di malam hari harus ekstra hati-hati dan benar-benar mengandalkan lampu kendaraan. Jalanan sangat gelap seperti kita berjalan dalam hutan pada malam hari karena lampu penerangan banyak yang mati. Kadang kami hanya terbantu oleh lampu ruko di pinggir jalan,” ujar AY saat ditemui di lokasi.
Menurut AY, kondisi tersebut tidak seharusnya dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Ia berharap, pemerintah daerah melalui instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki fasilitas PJU yang rusak sebelum menimbulkan korban.
“Kondisi seperti ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan dan bisa memicu kecelakaan lalu lintas jika terus dibiarkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Tengah masih dilakukan untuk memperoleh penjelasan resmi terkait kondisi PJU, termasuk langkah penanganan dan perbaikan terhadap sejumlah lampu penerangan yang rusak dan mati. (Nia/Red)




