Ternate Hari ini
Beranda Ternate Naskah Buku Sultan Baabullah Masuki Tahap Akhir, Siap Diluncurkan di Ternate

Naskah Buku Sultan Baabullah Masuki Tahap Akhir, Siap Diluncurkan di Ternate

Ternatehariini – Proses penulisan dan penerbitan buku Sultan Baabullah kini telah memasuki tahap pemantapan. Sebuah pertemuan penting digelar pada Kamis 9 Oktober 2025 di SS Resto, Ternate, yang mempertemukan Tim Penulis dari pusat yang dipimpin oleh sejarawan Prof. Susanto Zuhdi dengan Tim Pendamping Daerah dan perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate.

Pertemuan tersebut bertujuan menyempurnakan naskah akhir serta membahas jadwal peluncuran buku yang mengangkat sosok Sultan Baabullah, tokoh sentral dalam sejarah maritim Nusantara abad ke-16. Hadir pula sejumlah akademisi dan sejarawan yang tergabung dalam tim penulis, termasuk Dr. Fatia, Dr. Saiful Bahri Ruray, dan Irfan Ahmad.

Kepala Dispersip Kota Ternate, Safia M. Nur, mengapresiasi dedikasi Prof. Susanto dan tim yang telah turut membimbing proses penulisan sejarah lokal tersebut.

“Kehadiran Prof. Susanto di Ternate adalah momen berharga. Ini menunjukkan keseriusan dalam menggali dan memperkaya sejarah daerah. Kami di Dispersip akan terus memberikan dukungan penuh hingga buku ini diterbitkan,” ujar Safia.

Ia menegaskan bahwa, buku ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan bagian dari pelestarian warisan budaya dan upaya penguatan literasi lokal.

Dalam forum tersebut, sejumlah poin penting dibahas, termasuk pemantapan judul utama buku, penyelarasan isi berdasarkan riset lapangan, serta rencana bedah buku yang akan digelar dalam waktu dekat di Kota Ternate.

Prof. Susanto Zuhdi menjelaskan, buku Sultan Baabullah bukan hanya mengangkat perjuangan tokoh tersebut dalam mengusir Portugis dari Maluku Utara, tetapi juga menyoroti kepemimpinannya dalam bidang diplomasi dan toleransi.

“Sultan Baabullah bukan hanya pahlawan lokal, tapi simbol diplomasi dunia maritim Nusantara. Buku ini harus jadi rujukan ilmiah yang solid,” tegas Prof. Susanto.

Sebagai penanda tahap akhir penulisan, Prof. Susanto secara simbolis menyerahkan naskah buku kepada Dr. Saiful Bahri Ruray untuk proses penyuntingan akhir sebelum naik cetak.

“Kami percayakan penyuntingan akhir kepada tim daerah. Ini adalah kolaborasi penting dalam membangun narasi sejarah yang otentik,” tandasnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan