Demokrat Haltim Gelar Aksi Penghijauan di Pesisir Pantai Foli
Ternatehariini – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, menggelar aksi penghijauan dengan menanam 100 pohon cemara di pesisir Pantai Desa Foli, Kecamatan Wasile Tengah, Jumat 21 Agustus 2026.
Aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari gerakan yang digelar serentak Partai Demokrat di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026.
Gerakan yang mengusung tema “Gerakan Langit Biru, Indonesia Asri” itu menjadi langkah untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengantisipasi ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim di kawasan pesisir.
Ketua DPC Partai Demokrat Halmahera Timur, Isaac Idrus Djailani, mengatakan penanaman pohon cemara melibatkan pengurus DPC Partai Demokrat Haltim, simpatisan, masyarakat setempat, serta unsur pemerintah daerah.
Menurut Isaac, penanaman dilakukan di hamparan lahan kosong yang berada di sekitar pesisir Pantai Desa Foli. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau sekaligus menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk dan asri bagi masyarakat.
“Ini untuk mengembalikan fungsi kesuburan hamparan lahan kosong supaya menciptakan iklim mikro, udara segar, dan asri di pesisir pantai,” ujar Isaac.
Ia mengatakan keberadaan vegetasi di kawasan pesisir memiliki peran penting, sebagai penahan paparan panas sekaligus membantu menjaga kualitas lingkungan. Upaya tersebut, kata dia, sejalan dengan gagasan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait ancaman krisis iklim (climate crisis).
“Indonesia sudah menghadapi krisis iklim yang nyata. Makanya perlu kita minimalisasi, walaupun di Maluku Utara dampaknya belum terlalu dirasakan,” jelasnya.
Mantan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Halmahera Timur itu menambahkan, ancaman krisis iklim perlu diantisipasi sejak dini, terutama seiring dengan meningkatnya aktivitas investasi dan pembangunan di wilayah Halmahera Timur.
Menurutnya, rehabilitasi lingkungan menjadi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan ketersediaan oksigen alami melalui penanaman pohon.
“Rehabilitasi lingkungan hidup dianggap penting supaya menambah oksigen alami dari pepohonan,” katanya.
Ia memastikan pohon cemara yang telah ditanam di pesisir Pantai Desa Foli akan dirawat dan dipantau pertumbuhannya secara berkelanjutan. Kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi ruang hijau yang lebih sejuk dan nyaman bagi masyarakat setempat.
“Penanaman pohon cemara ini akan terus dirawat dan dipantau, sehingga ke depan bisa menjadi kawasan yang sejuk bagi warga setempat,” pungkas Isaac. (Zhar/Red)






