Dinsos Provinsi Malut dan Kota Ternate Diduga Kurangi Data Warga Terdampak Banjir
Ternatehariini – Warga Kelurahan Jambula, Kota Ternate, yang terdampak banjir merasa diperlakukan tidak adil oleh Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Mengapa tidak, mereka menganggap penyaluran bantuan sosial melalui Dinas Sosial terkesan dipaksakan, di mana ada beberapa warga yang jelas-jelas terdampak, tetapi tidak mendapatkan perhatian yang semestinya dari pemerintah. ternatehariini.com
Muis Abdullah, salah satu warga di RT01 Kelurahan Jambula, mengungkapkan bahwa, ia diminta untuk menghapus sebagian data korban banjir. Padahal, di kelurahan tersebut terdapat 26 rumah yang terdampak oleh banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Sebagai Ketua RT01, Muis menyampaikan bahwa Dinas Sosial Provinsi dan Kota Ternate telah meminta Kepala Kelurahan Jambula, Abuhari Samsudin, melalui dirinya untuk mengurangi jumlah nama korban menjadi hanya delapan rumah yang terdampak.
“Kami sangat kecewa dengan sikap dua dinas tersebut yang meminta penghapusan data korban bencana alam,” pungkasnya.




