Listrik Sering Padam, PLN Subaim Beberkan Penyebab
Ternaehariini – PLN KP Subaim angkat bicara terkait keluhan warga Kecamatan Wasile dan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), atas seringnya terjadi pemadaman listrik yang hanya diinformasikan melalui grup WhatsApp “PLN Subaim Menyapa”.
Warga menilai, penyampaian informasi tersebut tidak disertai solusi konkret sehingga merugikan masyarakat. Menanggapi keluhan itu, PLN KP Subaim menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan melalui grup WhatsApp yang sama.
Dalam keterangannya, Ahmad J. menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Subaim saat ini terbagi dalam tiga jalur utama. Jalur pertama adalah penyulang timur, mencakup PLTD hingga Titipa (Rumah 8), yang disuplai dari PLTD Subaim. Jalur kedua, penyulang pelabuhan (PLTD–Pelabuhan Ferry), mendapat pasokan dari PLN Sofifi. Sementara itu, jalur ketiga, penyulang barat (PLTD–Saramake), juga disuplai dari PLN Sofifi.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat dua unit mesin yang mengalami gangguan. Satu unit mengalami kerusakan pada piston dan liner, sedangkan satu unit lainnya mengalami patah baut flywheel.
“Gangguan pada dua mesin tersebut berdampak pada jalur penyulang timur, sehingga harus diterapkan manajemen beban berupa pemadaman bergilir, menyesuaikan dengan daya mampu yang tersedia,” ujarnya.
Sebagai langkah penanganan jangka pendek, PLN telah mengoperasikan satu unit mesin baru berkapasitas 200 kW yang mulai masuk ke sistem sejak 1 Mei 2026. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi intensitas pemadaman listrik.
Untuk penanganan jangka panjang, PLN masih menunggu kedatangan material dari Jakarta guna menambah kapasitas pembangkit. Pada semester II 2026, direncanakan adanya penambahan daya sebesar 4 MW, mengingat beban listrik saat ini mencapai sekitar 2,5 MW.
“Semoga seluruh rencana ini berjalan lancar sehingga sistem kelistrikan dapat kembali normal sesuai harapan bersama,” tutupnya.




