Angin Kencang Ancam Maluku Utara, Gelombang Laut Berpotensi Meningkat
Ternatehariini – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan kecepatan angin di seluruh wilayah Maluku Utara, Selasa 7 Juni 2026.
Meski kondisi cuaca pada malam hingga dini hari diprakirakan umumnya cerah berawan, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Kecepatan angin diprediksi mencapai 20 hingga 40 kilometer per jam dengan arah bertiup dari tenggara hingga barat. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan aktivitas di darat maupun di laut.
Tak hanya itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang laut. Tinggi gelombang di perairan Maluku Utara diprakirakan berkisar 0,5 hingga 2 meter, dengan potensi meningkat seiring menguatnya kecepatan angin.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan, operator kapal penyeberangan, hingga pengguna transportasi laut antarpulau yang setiap hari beraktivitas di perairan Maluku Utara.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan laut, agar terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan pelayaran. Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas ketika terjadi peningkatan angin yang dapat memicu gelombang lebih tinggi.
Sementara itu, suhu udara di Maluku Utara diprakirakan berkisar 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 70 persen. Cuaca secara umum masih didominasi cerah berawan, namun potensi angin kencang tetap perlu diwaspadai karena dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika atmosfer.




