Rp100 Miliar Digelontorkan, Pemkab Haltim Genjot Konektivitas Wilayah Utara
Ternatehariini – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah utara.
Anggaran yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut difokuskan untuk peningkatan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Maba Utara dan Wasile Utara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengatakan pembangunan infrastruktur di dua wilayah tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Jalan Maba Utara tahun ini anggarannya kisaran Rp100 miliar. Walaupun terbagi atas beberapa segmen, mudah-mudahan seluruhnya sudah selesai ditenderkan dan mulai berjalan,” ujar Ricky, Selasa 21 Juli 2026.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Maba Utara dan Wasile Utara terus didorong dalam beberapa tahun terakhir. Upaya tersebut dilakukan untuk membuka akses masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas antarwilayah.
Ricky yang pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Haltim itu menyebut, secara umum ruas jalan di Maba Utara saat ini sudah dapat dilalui kendaraan. Namun, masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan peningkatan kualitas agar akses transportasi masyarakat semakin lancar.
Selain pembangunan jalan, Pemkab Haltim juga mulai mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sejumlah jembatan di Kecamatan Wasile Utara.
“Untuk Wasile Utara, pemerintah daerah juga mulai mengalokasikan pembangunan beberapa jembatan, agar akses transportasi masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Ricky menegaskan, pembangunan jalan dan jembatan merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas wilayah utara. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
“Untuk pembangunan jembatan fokusnya terpisah dari anggaran jalan. Jadi pembangunan jalan dan jembatan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah utara,” pungkasnya. (Zhar/Red)




