Pembekalan PKL 2026, SMK Muhammadiyah Subaim Siapkan Generasi Profesional dan Berdaya Saing
Ternatehariini – SMK Muhammadiyah Subaim, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar kegiatan pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Pelajaran 2026/2027, Senin 3 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 60 siswa yang akan melaksanakan PKL di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara selama dua bulan, yakni Agustus hingga September 2026.
Kepala SMK Muhammadiyah Subaim, Iwan S. Rajilun, mengatakan pembekalan ini merupakan langkah strategis sekolah untuk memastikan seluruh peserta didik memiliki kesiapan akademik, mental, etika, dan kompetensi sebelum terjun langsung ke dunia kerja.
“PKL bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum, tetapi merupakan proses pembelajaran nyata yang akan membentuk karakter, sikap profesional, serta meningkatkan kompetensi peserta didik,” ujar Iwan.
Menurutnya, peserta didik SMK harus menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, komunikatif, jujur, memiliki etos kerja tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan budaya kerja yang terus berkembang.
“PKL merupakan kesempatan bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaik, membangun pengalaman kerja, sekaligus memperluas relasi profesional,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta PKL agar menjaga nama baik sekolah, menghormati pembimbing di tempat praktik, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama mengikuti kegiatan.
“Siswa SMK Muhammadiyah Subaim harus mampu bersaing di dunia usaha dan dunia industri. Jadikan setiap pengalaman selama PKL sebagai bekal untuk menghadapi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Iwan berharap seluruh peserta didik dapat memanfaatkan kesempatan PKL untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat karakter Islami, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan revolusi industri serta era transformasi digital.
“Kami berharap PKL menjadi pengalaman berharga yang mampu membentuk lulusan SMK Muhammadiyah Subaim menjadi sumber daya manusia yang profesional, berdaya saing, dan siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutupnya. (Zhar/Red)





