Ternate Hari ini
Beranda Ternate 49 Huntap Diserahkan, Tauhid Minta Warga Jaga Lingkungan Jambula

49 Huntap Diserahkan, Tauhid Minta Warga Jaga Lingkungan Jambula

Ternatehariini – Setelah menerima 49 unit hunian tetap bagi korban banjir Rua, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman meminta warga penerima menjaga rumah dan lingkungan permukiman di Kelurahan Jambula. Menurutnya, pemeliharaan kawasan menjadi bagian penting untuk menciptakan hunian yang aman dan nyaman.

Pesan tersebut disampaikan Tauhid setelah Pemerintah Kota Ternate resmi menerima hibah 49 unit rumah khusus hunian tetap (huntap) beserta fasilitas umum dari Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara, Kamis 10 September 2026.

Serah terima ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Hibah oleh Tauhid bersama Kepala Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara Muhammad Abdullah, S.T., di ruang kerja Wali Kota Ternate.

Hunian yang berada di Kelurahan Jambula tersebut diperuntukkan bagi warga Kelurahan Rua yang direlokasi setelah terdampak banjir bandang. Kawasan permukiman baru itu tidak hanya dilengkapi 49 unit rumah, tetapi juga satu unit musala serta infrastruktur jalan, Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU).

Pembangunan kawasan relokasi dilaksanakan Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara di bawah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan nilai paket pekerjaan mencapai Rp20.049.438.677.

Tauhid menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan dalam penyediaan hunian bagi warga terdampak bencana. Ia menilai keberadaan huntap tersebut memberikan kepastian tempat tinggal sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan warga setelah bencana.

“Atas nama Pemerintah Kota Ternate dan seluruh masyarakat, khususnya para warga terdampak di Rua, kami menyampaikan apresiasi yang mendalam. Kehadiran 49 unit hunian tetap beserta fasilitas umumnya di Kelurahan Jambula ini merupakan wujud nyata perhatian dan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, tempat tinggal yang layak, serta kehidupan baru yang lebih baik bagi warga kami,” ujar Tauhid.

Namun, menurut Tauhid, pembangunan dan penyerahan hunian bukan akhir dari proses pemulihan. Warga juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga rumah, fasilitas umum, serta kebersihan lingkungan permukiman.

Ia berharap warga dapat merawat fasilitas yang telah dibangun sehingga kawasan hunian baru tersebut tetap nyaman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Rumah dan lingkungan ini harus dijaga bersama. Kalau dirawat dengan baik, kawasan ini akan tetap nyaman dan menjadi tempat tinggal yang baik bagi masyarakat,” kata Tauhid.

Pemerintah Kota Ternate juga berharap relokasi ke Jambula dapat menjadi awal kehidupan yang lebih aman bagi warga terdampak banjir Rua. Pemeliharaan lingkungan secara bersama dinilai penting agar kawasan tersebut berkembang sebagai permukiman yang tertata dan berkelanjutan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan