Ternate Hari ini
Beranda Ternate ODF Ternate Capai 92 Persen, Pemkot Kejar Target Seluruh Kelurahan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

ODF Ternate Capai 92 Persen, Pemkot Kejar Target Seluruh Kelurahan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

Ternatehariini – Upaya Pemerintah Kota Ternate memperkuat sanitasi terus menunjukkan perkembangan. Hingga September 2026, sebanyak 72 dari total 78 kelurahan di Kota Ternate telah mencapai status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

Capaian tersebut setara dengan sekitar 92 persen dari seluruh kelurahan di Kota Ternate. Pemerintah daerah kini masih memiliki pekerjaan untuk menuntaskan enam kelurahan yang belum mencapai status ODF.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Ternate dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, organisasi profesi, masyarakat serta berbagai pihak terkait.

Pemerintah Kota Ternate terus mendorong penguatan sanitasi hingga ke tingkat kelurahan. Selain memastikan masyarakat memiliki akses terhadap sarana sanitasi yang layak, edukasi dan perubahan perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam pencapaian target ODF.

Komitmen tersebut juga mencakup pengawasan kualitas sarana air minum untuk memastikan air yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan kesehatan.

Di sektor pengelolaan sampah, Pemkot Ternate turut mendorong peningkatan partisipasi masyarakat melalui pengelolaan sampah dari sumber. Sejumlah kelurahan mulai dikembangkan sebagai lokasi pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat, termasuk melalui penguatan peran kelurahan dan pengembangan bank sampah.

Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Penguatan sanitasi juga berjalan beriringan dengan pengawasan higiene sanitasi pangan dan fasilitas umum. Hingga 2026, pengawasan terhadap Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) mencapai 49,49 persen, sedangkan pengawasan Tempat Fasilitas Umum (TFU) mencapai 35,25 persen.

Dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dilakukan melalui pengawasan kesehatan lingkungan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari 25 SPPG yang ada di Kota Ternate, sebanyak 23 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Capaian di bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan tersebut turut mendapat apresiasi dari Pengurus Pusat Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Pada 26 September 2026, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah atas Sinergi Kemitraan dengan HAKLI pada Program Nasional dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional HAKLI 2026.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Ternate terhadap berbagai agenda kesehatan lingkungan dan program nasional melalui kolaborasi lintas sektor.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Ternate untuk terus memperkuat komitmen dalam pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan. Ini bukan kerja satu sektor, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah, organisasi profesi, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Tauhid.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan