Ternate Hari ini
Beranda Parlementaria Pemkot Ternate Tertibkan Parkir dan Pedagang di Kawasan Pasar Higienis

Pemkot Ternate Tertibkan Parkir dan Pedagang di Kawasan Pasar Higienis

Ternatehariini – Pemerintah Kota Ternate menggelar rapat koordinasi untuk menata kembali areal parkir serta aktivitas pedagang di kawasan Pasar Higienis dan pasar buah, Kelurahan Gamalama.

Penataan ini difokuskan pada pengembalian fungsi lahan parkir yang selama ini banyak digunakan pedagang.

Salah satu persoalan utama adalah penggunaan area parkir oleh pedagang, terutama pedagang ikan bakar, yang menyebabkan kendaraan pengunjung terpaksa parkir di badan jalan.

Tenda-tenda pedagang yang berjualan di lokasi parkir diminta agar diterbitkan, setelah selesai berjualan pada pagi hari. Namun, di lapangan, ketentuan tersebut belum dijalankan secara konsisten.

“Lahan parkir harus dikembalikan sesuai fungsinya. Pedagang yang selama ini menempati area tersebut akan ditata dan diarahkan untuk berjualan di dalam kawasan yang telah disediakan,” ujar Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Jumat 17 April 2026.

Untuk pedagang ikan bakar, telah disepakati bahwa tenda harus segera dibongkar setelah aktivitas jual beli selesai. Jika aturan ini tidak dipatuhi, maka Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan melakukan penertiban, termasuk pembongkaran paksa dan penyitaan barang dagangan.

Tauhid mengatakan, skema penataan akan mulai dilaksanakan pada Sabtu, 18 April, diawali dengan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang, sehingga lebih mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis.

Selain itu, penataan juga menyasar pedagang buah yang akan diarahkan untuk berjualan menghadap ke arah barat atau berada di dalam terminal. Langkah ini diambil agar pengunjung dapat langsung masuk ke area terminal saat berbelanja, sehingga tidak terjadi parkir di tepi jalan.

Ia menekankan pentingnya peran aktif Disperindag dan Dinas Perhubungan (Dishub) dalam melakukan pengawasan di lapangan. Selama ini, lemahnya kontrol dinilai menjadi penyebab utama tidak optimalnya penataan yang telah direncanakan sejak lama.

Jika dalam pelaksanaannya ditemukan pelanggaran atau adanya oknum yang tidak menjalankan komitmen, maka akan mengambil tindakan tegas. “Apabila masih ada oknum yang bermain, maka

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan