Halek Lastori Sebut Pemeliharaan Kanal Kota Maba Sesuai Kebutuhan Masyarakat
Ternatehariini – Program pemeliharaan Kanal Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), dengan alokasi anggaran sebesar Rp40,8 miliar yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 terus menjadi perhatian publik.
Di tengah munculnya pro dan kontra terhadap program tersebut, dukungan justru datang dari sejumlah warga yang menilai kebijakan itu sejalan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mengatasi persoalan lingkungan dan sistem drainase di kawasan Kota Maba.
Salah satu warga Haltim, Halek Lastori, menilai program pemeliharaan kanal merupakan langkah yang tepat karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Program ini sangat relevan dengan kondisi Kota Maba yang berada di sekitar kawasan aktivitas pertambangan dan rentan menghadapi persoalan drainase maupun genangan air,” ujar Halek, Minggu 7 Juni 2026.
Menurutnya, kondisi kanal dan sistem pengairan di wilayah perkotaan membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah Halmahera Timur agar potensi banjir dan dampak lingkungan dapat diminimalisir sejak dini.
“Program pemeliharaan kanal dengan anggaran Rp40,8 miliar ini merupakan langkah yang tepat dan telah menyasar kebutuhan nyata masyarakat,” katanya.
Halek menilai, meski terdapat pihak yang menganggap program tersebut belum sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Haltim, kebijakan itu tetap menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dasar serta perlindungan lingkungan di ibu kota kabupaten.
“Program ini merupakan solusi yang sangat dibutuhkan masyarakat Kota Maba. Infrastruktur pengairan dan drainase memang memerlukan penanganan yang serius, terencana, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Haltim yang telah merancang program tersebut sesuai kebutuhan pembangunan daerah saat ini.
Menurutnya, setiap program pembangunan yang terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat patut mendapat dukungan, terlepas dari perbedaan pandangan yang pernah muncul sebelumnya.
“Kalau sebuah program terbukti benar, bermanfaat, dan tepat sasaran, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk mendukungnya demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Halek menambahkan, program pemeliharaan kanal menjadi bukti perhatian pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kota Maba.
“Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami siap mendukung kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Halmahera Timur,” pungkasnya. (Bahsar/Red)





