Ternate Hari ini
Beranda Maluku Utara Sherly Tjoanda Evaluasi 15 OPD, Dua Pimpinan Dinas Diganti

Sherly Tjoanda Evaluasi 15 OPD, Dua Pimpinan Dinas Diganti

Ilustrasi

Ternatehariini – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mulai melakukan penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan mengevaluasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin pejabat berstatus pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh).

Langkah evaluasi tersebut ditandai dengan pergantian dua pimpinan OPD strategis per 29 Mei 2026, yakni Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Fauji Momole, serta Plt Kepala Dinas Pertanian, Anwar Husen. Hingga kini, pengganti keduanya belum diumumkan secara resmi.

Kebijakan itu menjadi bagian dari komitmen Sherly Tjoanda untuk melakukan pembenahan birokrasi dan memperkuat kinerja pemerintahan sesuai visi-misi bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Selain dua OPD yang telah diganti, Pemprov Maluku Utara juga mengevaluasi sedikitnya 15 OPD lain yang masih dipimpin pejabat berstatus Plt maupun Plh.

Beberapa OPD yang masuk dalam evaluasi antara lain Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), Biro Administrasi Pimpinan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga.

Evaluasi juga menyasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Lingkungan Hidup, Sekretariat DPRD, serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Plt Kepala BKD Maluku Utara, Zulkifli Bian, mengatakan evaluasi dilakukan karena sebagian besar pejabat Plt telah menjabat cukup lama, bahkan ada yang mencapai satu tahun.

“Ibu Gubernur sudah mengevaluasi pimpinan OPD yang berstatus plt. Dalam evaluasi ini beliau memberikan catatan khusus kepada OPD strategis dan krusial yang berkaitan langsung dengan visi-misinya,” ujar Zulkifli, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurutnya, perhatian utama gubernur tertuju pada OPD yang berhubungan langsung dengan program prioritas pemerintah daerah, terutama sektor pelayanan publik, pembangunan, dan penguatan tata kelola birokrasi.

Langkah evaluasi ini dinilai sebagai sinyal kuat dimulainya restrukturisasi pemerintahan di era kepemimpinan Sherly Tjoanda guna meningkatkan efektivitas kerja OPD dan percepatan program pembangunan daerah.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan