Administrasi Dana BOS Belum Maksimal, Bupati Haltim Perintahkan Tim Operator Turun ke Sekolah
Ternatehariini – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menginstruksikan Tim Operator Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melakukan pendampingan tata kelola administrasi dana BOS bagi jenjang PAUD, SD, dan SMP.
Instruksi tersebut disampaikan Ubaid saat kegiatan silaturahmi bersama kepala sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP wilayah Wasile di Aula Kantor Camat Wasile, Desa Cemara Jaya, Selasa 6 Oktober 2026.
Pendampingan tersebut bertujuan memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel sekaligus meminimalkan kesalahan administrasi dalam proses pelaporan dana BOS.
“Faktanya, dari pemeriksaan BPK dari tahun ke tahun, pengelolaan dana BOS dari sisi administrasi memang belum sebagus yang diharapkan,” ujar Ubaid.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pendampingan bagi tenaga operator dana BOS di sekolah. Karena itu, Tim Operator Dana BOS tingkat Kabupaten Halmahera Timur diminta aktif memberikan pendampingan secara langsung di lapangan.
“Maka saya mengambil kebijakan bahwa tim pengelolaan dana BOS tidak boleh menunggu. Mereka harus jemput bola, memantau langsung, termasuk terkait dengan kesalahan atau kecurangan dalam pelaporan, dan segera melakukan evaluasi di lapangan,” ungkapnya.
Ubaid menambahkan, pengelolaan dana BOS membutuhkan ketelitian tinggi dari para operator sekolah, terutama dalam mengintegrasikan data melalui sistem pelaporan.
Adanya pendampingan langsung di lapangan ini, diharapkan kapasitas teknis operator sekolah semakin meningkat, risiko kesalahan administrasi dapat diminimalkan, serta akuntabilitas pengelolaan dana BOS semakin diperkuat.
“Maka operator sekolah, baik di tingkat SD maupun SMP, mendapatkan bimbingan teknis secara berkala, agar lebih mahir menggunakan aplikasi pelaporan keuangan serta mengurangi potensi kesalahan dalam pelaporan administrasi,” pungkasnya. (Zhar/Red)




