Korban Terseret Ombak di Pantai Bido Ditemukan 200 Meter dari Bibir Pantai
Ternatehariini – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pemuda yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Desa Bido, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dalam kondisi meninggal dunia, Kamis16 Juli 2026.
Korban diketahui bernama Jeit Oga (21), warga Desa Meti, Kabupaten Halmahera Utara. Ia sebelumnya terseret ombak bersama dua rekannya saat berada di Pantai Desa Bido.
Komandan Pos Unit Siaga SAR Morotai, M. Rizal, mengatakan operasi pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 WIT dengan pelaksanaan briefing. Selanjutnya, pada pukul 07.15 WIT, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu longboat milik warga setempat.
“Pada pukul 08.15 WIT, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 02°16’58.77” LU/128°38’39.49” BT atau sekitar 200 meter dari bibir Pantai Desa Bido,” ujar Rizal.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Telah ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Rizal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bido dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian, sehingga korban berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi Unit Siaga SAR Morotai, TNI AL, Polairud, BPBD Kabupaten Pulau Morotai, Pemerintah Desa Bido, Bhabinkamtibmas, Babinsa, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Dalam peristiwa tersebut terdapat tiga orang korban. Dua orang berhasil selamat, yakni Kristan Bilangua (16) dan Kristovel Fredik Bilangua (20), keduanya merupakan warga Desa Meti, Kabupaten Halmahera Utara. Sementara satu korban, Jeit Oga (21), ditemukan meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang.




