Waspada! Oknum Mengaku Petugas Bea Cukai di Bandara Sultan Baabullah
Ternatehariini – Bea Cukai Ternate mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas Bea Cukai di Bandara Sultan Baabullah, Ternate, Maluku Utara.
Peringatan tersebut disampaikan setelah muncul informasi mengenai seorang oknum yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai bernama “Ricky”. Oknum tersebut disebut melakukan penahanan barang, memberikan ancaman kepada calon korban, hingga meminta sejumlah uang untuk menyelesaikan persoalan barang yang diklaim ditahan.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Ternate, Ary Patria Sanjaya, mengatakan pihaknya telah mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan media dan melakukan pengecekan awal terhadap dokumen yang digunakan.
“Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa dokumen penahanan barang yang digunakan mengatasnamakan Bea Cukai jelas-jelas merupakan dokumen palsu,” ujar Ary.
Ary menjelaskan, masyarakat juga perlu memahami status Bandara Sultan Baabullah yang merupakan bandara dengan layanan penerbangan domestik.
Menurutnya, tidak terdapat petugas khusus Bea Cukai yang bertugas di bandara untuk mengawasi barang penumpang maupun kiriman seperti yang diklaim oleh oknum tersebut.
“Oleh karena itu, apabila ada pihak yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai di Bandara Sultan Baabullah, kemudian menyampaikan bahwa barang seseorang ditahan dan meminta sejumlah uang untuk penyelesaian atau pelepasan barang, masyarakat perlu berhati-hati dan tidak mempercayainya,” kata Ary.
Bea Cukai Ternate mengimbau masyarakat tidak langsung mempercayai pihak yang mengatasnamakan petugas Bea Cukai, terutama jika komunikasi tersebut disertai ancaman atau tekanan agar korban segera mentransfer sejumlah uang.
Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi, kode OTP, maupun informasi perbankan kepada pihak yang identitasnya tidak dapat diverifikasi.
“Jangan terburu-buru melakukan transfer hanya karena mendapat ancaman atau tekanan bahwa barang akan ditahan, disita, atau dikenakan denda,” tegas Ary.
Ia meminta masyarakat memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi melalui kanal resmi Bea Cukai sebelum mengambil tindakan.
“Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui Bea Cukai. Bisa datang ke kantor Bea Cukai atau menghubungi contact center kami di 1500225,” katanya.
Bea Cukai Ternate mengajak masyarakat bersama-sama mencegah penyalahgunaan nama dan identitas institusi dengan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai.
LTerlebih, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan apabila permintaan tersebut disertai ancaman, tekanan, maupun permintaan transfer uang dengan alasan pelepasan barang.




