Ternate Hari ini
Beranda Maluku Utara BI Fokus Perkuat Literasi Rupiah di Pulau Terluar Maluku Utara

BI Fokus Perkuat Literasi Rupiah di Pulau Terluar Maluku Utara

Ternatehariini – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara tidak hanya membawa uang layak edar dalam pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, tetapi juga menargetkan peningkatan literasi masyarakat di wilayah kepulauan terluar.

Melalui ekspedisi yang berlangsung pada 19-25 Mei 2026 menggunakan KRI Belati-622, Bank Indonesia menyiapkan sebesar Rp5 miliar untuk melayani penukaran uang di lima wilayah terluar, yakni Pulau Morotai, Batang Dua, Sanana, Pulau Taliabu, dan Pulau Obi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila mengatakan, ekspedisi tersebut merupakan upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang rupiah, terutama di kawasan kepulauan yang masih memiliki tingkat literasi keuangan relatif rendah.

“Karena itu kami terus mendorong edukasi kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dan pulau-pulau kecil agar pemahaman tentang rupiah semakin meningkat,” ujar Handi saat seremonial pelepasan ERB 2026 di Dermaga Selatan KSOP Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Selasa 19 Mei 2026.

Selain layanan kas keliling dan penukaran uang, Bank Indonesia juga menjalankan program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah). Program tersebut difokuskan pada edukasi masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah, pentingnya menjaga kondisi uang, hingga pemahaman rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Handi menjelaskan, dana Rp5 miliar yang dibawa dalam ekspedisi terdiri atas berbagai pecahan uang besar dan kecil. Dana itu akan digunakan untuk mengganti uang lusuh yang masih banyak beredar di masyarakat dengan uang layak edar.

Menurut dia, pelaksanaan ERB 2026 di Maluku Utara menjadi bagian dari rangkaian ekspedisi nasional Bank Indonesia yang telah digelar di sejumlah daerah. Hingga kini, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebanyak 19 kali dan Maluku Utara menjadi wilayah pelaksanaan ke-7 tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia juga menggandeng unsur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut yang turut melaksanakan berbagai kegiatan edukatif selama pelayaran.

Selain menjaga ketersediaan uang layak edar, ekspedisi itu juga ditujukan memperkuat eksistensi rupiah di wilayah terluar dan terdepan Indonesia.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan