Ternate Hari ini
Beranda Maluku Utara Tiga Wafat, Dua Dirawat, Ratusan Jemaah Haji Malut Bersiap Pulang

Tiga Wafat, Dua Dirawat, Ratusan Jemaah Haji Malut Bersiap Pulang

Ternatehariini – Menjelang kepulangan jemaah haji asal Maluku Utara ke Tanah Air, kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Hingga awal Juni, tercatat tiga jemaah asal Maluku Utara meninggal dunia di Arab Saudi, sementara dua jemaah lainnya masih menjalani perawatan medis sehingga belum dapat bergabung dalam rombongan pemulangan.

Di tengah kondisi tersebut, ratusan jemaah haji lainnya dijadwalkan kembali ke Maluku Utara pada 11 hingga 12 Juni 2026. Pemerintah daerah bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) memastikan seluruh tahapan pemulangan telah dipersiapkan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan para jemaah.

Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara, Muhajirin Bailusy, mengungkapkan hingga menjelang kepulangan, tiga jemaah asal Maluku Utara dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci. Dua diantaranya berasal dari Kota Ternate dan satu jemaah berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula.

Selain itu, dua jemaah lainnya masih mendapatkan penanganan medis di Arab Saudi sehingga belum dapat mengikuti jadwal kepulangan bersama rombongan.

“Dari total jemaah yang berangkat, tiga orang telah meninggal dunia dan dua orang masih menjalani perawatan. Selebihnya telah dipersiapkan untuk mengikuti proses pemulangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Muhajirin, Sabtu 6 Juni 2026.

Untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar, Komisi IV DPRD Maluku Utara melakukan pengecekan langsung ke Asrama Haji Ternate dan bertemu dengan PPIHD Maluku Utara. Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku Utara Kuntu Daud bersama Muhajirin Bailusy.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD meminta seluruh pihak terkait memastikan kesiapan transportasi, konsumsi, akomodasi, pengamanan, hingga distribusi bagasi jemaah setibanya di Maluku Utara.

Berdasarkan data PPIHD, jemaah haji Maluku Utara yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar pada 11 Juni 2026. Selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Sultan Babullah Ternate pada pagi hari, 12 Juni 2026.

Muhajirin menjelaskan, setelah tiba di Ternate, jemaah asal Kabupaten Halmahera Barat akan langsung diberangkatkan ke daerahnya menggunakan kapal cepat. Sementara jemaah asal Kabupaten Kepulauan Sula akan melanjutkan perjalanan menuju Sanana menggunakan pesawat.

“Kami memastikan kebutuhan jemaah mulai dari transportasi, konsumsi, hingga akomodasi selama perjalanan pulang telah disiapkan dengan baik. Semua pihak terkait sudah berkoordinasi untuk memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya.

Selain kesiapan teknis, DPRD juga meminta agar kondisi cuaca terus dipantau, mengingat sebagian jemaah harus melanjutkan perjalanan melalui jalur laut dan udara menuju daerah kepulauan.

“Keselamatan jemaah menjadi prioritas. Untuk penerbangan ke Sula maupun perjalanan laut ke Halmahera Barat, kondisi cuaca harus terus dipantau agar proses pemulangan berlangsung aman,” katanya.

Sementara itu, PPIHD Maluku Utara memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah, otoritas bandara, maskapai penerbangan, dan instansi terkait terus dilakukan guna menjamin proses kepulangan ratusan jemaah haji berjalan lancar hingga tiba di daerah masing-masing. (Haris/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan