Ternate Hari ini
Beranda Pelayanan Publik Tekan Inflasi, Pemkab Halmahera Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah di Weda

Tekan Inflasi, Pemkab Halmahera Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah di Weda

Ternateharini – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Weda, Selasa 4 Agustus 2026, sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah ini dihadiri langsung Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji bersama Ketua Tim Penggerak PKK Halmahera Tengah Rallia Ashyari Ikram, unsur Forkopimda, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah.

Bupati Ikram Malan Sangadji mengatakan, program pangan murah merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas di pasaran.

“Program pangan murah ini kami hadirkan untuk menekan inflasi. Ketika harga di pasar mengalami kenaikan atau tidak stabil, masyarakat tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” ujar Ikram.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan agar beban ekonomi masyarakat tidak semakin berat.

Ketua TP PKK Halmahera Tengah, Rallia Ashyari Ikram, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa program ini memberikan manfaat nyata.

“Masyarakat sangat antusias karena dapat membeli beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Halmahera Tengah, Fatimah Hasyim, menjelaskan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Program tersebut dibiayai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan 10.000 kilogram beras, 5.000 liter minyak goreng, dan 5.000 kilogram gula pasir.

Adapun harga yang ditawarkan kepada masyarakat yakni beras Rp50.000 per kemasan 5 kilogram, sedangkan minyak goreng dan gula pasir masing-masing dijual seharga Rp15.000 per kilogram.

Fatimah mengatakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah didasarkan pada hasil pemantauan harga di lapangan yang menunjukkan adanya kenaikan pada sejumlah komoditas pangan.

“Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Halmahera Tengah,” ujarnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan