SISKEUDES Produk BPKP, Sekda Haltim: Dukung Pengelolaan Keuangan Desa
Ternatehariini – Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfhat, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Chalid Abbas dan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Edy Septiagus Rajab, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Tata Kelola Keuangan Desa (SISKEUDES) V2.0.9, Senin 21 September 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui DPMD bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara itu diikuti perangkat desa, khususnya sekretaris dan bendahara desa.
Dalam sambutannya, Ricky mengatakan penguasaan aplikasi SISKEUDES tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam mengoperasikan sistem, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.
“Pemerintah daerah berharap seluruh perangkat desa memiliki pemahaman dan kemampuan yang lebih baik dalam melakukan perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan hingga pertanggungjawaban keuangan desa melalui SISKEUDES V2.0.9,” ujar Ricky.
Menurut Ricky, BPKP Perwakilan Maluku Utara sebagai salah satu narasumber diharapkan, dapat membantu perangkat desa memahami penggunaan SISKEUDES secara lebih detail, mengingat aplikasi tersebut merupakan produk BPKP.
“Dengan pemahaman yang baik, kami berharap perangkat desa dapat mengoperasikan sistem ini secara tepat dalam mendukung pengelolaan keuangan desa,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Bimtek diharapkan dapat memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus mendukung terciptanya pengelolaan keuangan desa yang tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menekankan pentingnya keseriusan dan komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian Bimtek. Pemahaman terhadap SISKEUDES dinilai penting untuk mendukung pengelolaan keuangan desa yang tertib, efektif, transparan, dan akuntabel.
“Saya berharap para perangkat desa, khususnya sekretaris dan bendahara desa selaku peserta Bimtek, dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, menyerap materi dengan baik, dan selanjutnya mengaplikasikannya di masing-masing desa,” pungkasnya. (Zhar/Red)




