Joni Pora Minta Polemik HIPMI Malut Dihentikan, Tegaskan Hormati BPP
Ternatehariini – Senior Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara, Joni Pora, mengimbau seluruh pihak untuk menghentikan polemik internal yang tengah terjadi.
Menurut Joni, setiap keputusan yang diambil oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI dalam rangka penyelamatan organisasi harus dihormati dan diserahkan sepenuhnya kepada HIPMI Pusat.
Ia juga meminta para senior HIPMI Maluku Utara yang memiliki kandidat tertentu agar menghentikan komentar yang berpotensi memperkeruh suasana.
“Imbauan kepada para senior HIPMI Maluku Utara yang memiliki kandidat, sebaiknya berhenti berkomentar dan segera mengakhiri polemik,” tegasnya.
Joni menilai langkah yang diambil BPP HIPMI patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya pembenahan organisasi. Ia menyayangkan terjadinya kevakuman di tubuh BPD HIPMI Maluku Utara, terlebih jika disebabkan oleh perbedaan kelompok yang justru memperpanjang konflik.
“Pihak-pihak yang tidak memiliki kepentingan langsung diharapkan tidak lagi memperkeruh situasi. Siapa pun yang ditunjuk sebagai caretaker untuk melaksanakan Musda harus didukung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Joni menilai protes terhadap Koordinator Wilayah (Korwil) HIPMI Indonesia Timur, Bahtiar Kader, sebagai tindakan yang tidak tepat.
“Apalagi sampai ingin mengevaluasi Korwil. Kita tidak memiliki kapasitas untuk itu. Saya justru melihat Korwil telah sukses melaksanakan Musda di beberapa wilayah. Komentar yang mengarah pada personal sebaiknya dihindari,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengklaim seolah-olah hanya segelintir orang yang merupakan senior HIPMI Maluku Utara.
“Senior HIPMI itu banyak, bukan hanya satu atau dua orang. Banyak senior lain yang juga prihatin dengan kondisi ini dan berharap kisruh segera diselesaikan demi HIPMI Maluku Utara yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.




